Yanti - Peter. J. Round

yanti's posts with tag: singapore

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag singapore
Blog EntryShOrT tRiP bUt FuN tHoFeb 22, '08 10:40 PM
for everyone
 Feb 2008

Cuaca mendung saat Istri tiba di Bandara Hasanuddin Makassar. Lion yang seharusnya terbang jam 9 pagi, delayed 2 jam !
Begitu juga di Soekarno Hatta, transit disini 6 jam bo! Parahnya, terminalnya saat itu, mirip bener dengan terminal bus yang sesak dengan penumpang .
Well, At last, Segala capek dan lelah akhirnya terbayar saat bertemu kembali dengan Suami yang dengan setia menunggu di Bandara Hang Nadim Batam selama 5 jam!Poor Suamiku sayang,I Love You So Bad

3 Feb 2008

Esoknya perjalanan di mulai dari Pelabuhan Sekupang / Batam Center, dengan beli tiket seharga SIN $ 27 / orang pulang pergi.
Untung,  buku  nikah  tidak lupa di bawa, karena Istri 2 kali  harus  nunjukin  buku nikah sama bapak petugas. Sekali di Batam dan sekali lagi pada Petugas Imigrasi Spore di HarbourFront.
Dari HarbourFront, naik MRT dan turun di Little InDia cari penginapan. Kesian liat Istrinya ngos2an jalan nyeret2 koper, akhirnya diputuskan, Istri menunggu barang sementara Suami cari penginapan.
30 menit kemudian Suami kembali dengan berita bagus. Akhirnya dapat kamar di Hotel Tai Seng, di Jalan Besar. Price ? SIN $ 50 / Night. Kamar ? so tiny.
Jam 7 malam keluar cari makan. Agak heran koq banyak sekali India atau sebangsanya yang ngumpul2 di depan Resepsionist dan sepangjang lantai 1.
Perjalanan ke Mustafa Center juga penuh orang India. Semua jenis orang India bisa dilihat disini, dari yang hitam legam sampai yang putih bersih, dari yang kurang tampan sampai setampan Hitrik Roshan, malah yang lebih tampan dari Hitrik banyak Lho hehe, lumayan kan bisa cuci matahaha.

4 Feb 2008

Ternyata, Jalan Besar dekat dengan Arab St, jadilah bfast di salah satu warung disana. Dari Arab St, Jalan lagi ke Bugis Street, sekalian Lunch di New Bugis Food Village.
Setelah perut terisi, kembali jalan dan visited National Museum of Singapore, admission for adult SIN $ 10 / each. Wah, museumnya benar - benar keren loh dan luasss sekali, sounds kampungan ? well, maklumlah, belum pernah berkunjung ke museum yang sebesar ini seh.
Dari Museum, jalan ke Fort Canning Hill, Suami ingin sekali melihat The Battle Box. Di The Battle Box, kita bakal di bawa masuk ke bunker tempat pasukan Inggris berlindung dan menyusun strategi menghadapi serangan Jepang di jaman perang dulu. Jepang hebat yah, sampai2 pasukan Inggris menyerah kalah waktu itu dan Singapore jatuh ke tangan mereka. kebetulan, kejatuhan Spore ke tangan Japan sama dengan tanggal lahir Istri, 15 Februari . walaupun tidak lama kemudian Jepang mengaku kalah saat Hirosima dan Nagasaki di bom. Admission ? sori lupa .
Daerah Fort Canning Hill dekat dengan Stasion MRT Dhoby Ghaut, so Suami Istri naik MRT menuju China Town. Nothing special sih di CT ini. Hanya saja sempat singgah di People 's Park Mall ( lantai 2 ) dan nemu kue lapis yang enak disini, jadinya ingat kue lapis di Makassar

5 Feb 2008

Selain dekat dengan Arab St, Jalan Besar ternyata dekat pula dengan Queen St Bus Stand. Suami Istri sudah putuskan malam sebelumnya kalau besok akan ke Melaka ( Malaysia ) dengan bus. Bagi penumpang yang ke Melaka, nantinya akan di transfer ke kendaraan yang lain karena bus ternyata akan membawa penumpang ke Kuala Lumpur. Syukur Alhamdulillah, tidak ada kesulitan berarti saat melewati Customs kedua negara. Hanya saja, Suami agak kaget waktu masih di bus dan masih berada diwilayah Spore, Istri menawarkan Permen Karet. Suami kaget koq bisa2nya Permenku lolos masuk Spore. Yah, kan cuman 1 pak doank sayang. hehe.
Akhirnya tiba jua di Melaka Sentral. Peta Melaka yang lengkap bisa diperoleh di Pusat Pelancongan Melaka. Sayangnya kami kehabisan, oleh petugasnya, disarankan pergi ke Jalan Bendahara di Kantor Pusat mereka, dengan bas no. 17.
Di Bas, ternyata, banyak juga turis seperti kami. Karena tidak punya Peta, ikut2anlah Kami turun saat smua turis itu turun di depan bangunan yang agak2 kuno. Ternyata banyak abang becak disitu, yah,naik becaklah kami cari penginapan, akhirnya dapat juga rumah tumpangan ( hotel ) di Chong Hoe hotel, Jalan Tukang Besi. Well, dari selayang pandang sih, Melaka mixture of kota modern dan kota kuno. Suasana sore itu bener2 menyenangkan.

6 Feb 2008

Hari ini hari kunjungan Museum. Pertama ke Museum Samudra I dan II, Museum Etnography dan History of Malaka, dan terakhir Museum Islam Melaka. Karena belum puas, kembali mendaki Bukit St. Paul untuk melihat reruntuhan gereja Katolik diatas bukit!aduh Mak, bener2 betis Istri rasanya super duper pegal karena jalan keluar masuk museum plus mendaki bukit.Tapi pemandangan kota Melaka indah loh dari atas bukit.
Malaka hari ini so hot, beda sekali dengan kemarin. Mungkin karena kemarin Kami tiba sore hari jadinya panas sudah nda terasa lagi.
Malamnya, jalan2 di Jonker Street yang malam itu penuh dengan berbagai macam dagangan , dari makanan sampai junk2. Makan sate dan ketupat disalah satu stand makanan, rasanya ? not bad koq, malah mengingatkan Istri dengan penjual sate langganannya di Makassar.

7 Feb 2008

Ambil bas( bus ) didepan Museum Etnography untuk kemudian beli tiket bus di Melaka Sentral menuju ke Johor Baru. Butuh 3 jam dari Melaka untuk sampe ke Terminal Bus di Johor. Sebenarnya Tujuan Suami Istri di Johor adalah Sabana Resort, tempat kapal temen Suami, George, ditambat.
Untuk mencapai Sabana Resort, dari terminal bus Johor harus ngambil bus penumpang yang ke Kota Tinggi. tidak ada lagi bus ac, yang ada hanya bus seperti bus damri di Makassar yang sarat dengan penumpang, siapa cepat naik, dia yang dapat tempat duduk. Setidaknya, Istri harus berdiri di bus selama 30 menit sebelum penumpang yang duduk dekat Istri turun, lega akhirnya bisa duduk. Suami ? saat ada bangku kosong didekatnya, doi cuman bilang lebih suka berdiri.Poor Suamiku sayang, doi kurang mengantisipasi kalau ke Kota Tinggi dari terminal bus, butuh waktu 3 jam! alhasil, Suami berdiri terus di bus selama 3 jam. Mungkin perjalanan dari terminal JB ke Kota Tinggi tidaklah selama itu dihari2 biasa, soalnya bus yang kami tumpangi terjebak macet beberapa kali, kayaknya banyak kecelakaan itu hari. duh, lega sekali saat tiba di Terminal Kota Tinggi, walaupun perjalanan belum berakhir, ternyata masih butuh waktu 1 1/2 jam by taksi ke Sabana Resort.
Oh My God, lega sekali rasanya saat sampai di Sabana Resort dan bertemu dengan George dan Wendi. Kami nginap di Kapal George. Kapal George sih dari luar tidak tampak terlalu besar, nyatanya, di dalam kapal, ada 2 kamar tidur, toilet,ruang makan dan dapur tentu saja.
George juga orangnya kocak . Wendi ? PHilis yang ramah deh.

8 Feb 2008

Pukul 9 Pagi, dari Sabana Resort berangkat dengan Feri kembali ke Spore. Di tengah2 perjalanan, Feri sempat di stop sama Police Coast Guard Spore, haduh, sempet mengira kalau Aku yang mau di periksa ,nyatanya The Police cuman cek daftar penumpang doank dan langsung meloncat kembali ke kapalnya. Gila bo, The Policenya keren loh.hehe.
Sampai di Tanah Merah Fery Terminal, kesannya petugas Imigrasi disini mukanya galak2 , tak ada senyum sama sekali.
Dari Tanah Merah Fery Terminal, naik Bus ke stasiun MRT. Kembali lagi nginap di Hotel yang sama, sukurnya, kamarnya agak lebih besarlah dari kamar sebelumnya. Kembali lagi jalan ke Bugis Street. Pulang dari Bugis, lagi2 tangga menuju resepsionist dipenuhi dengan orang2 India. baru 'ngeh' kalau hotel ini pasti menyewakan juga kamar 'short time' haha. Suami sih cuman bilang gini : 'don;t u c the sign outside ?'.
Agak sorean, barulah ke Mustafa Center , haduh, Mustafa penuh sesak dengan orang-orang. Sebelum balik ke Hotel, singgah dulu di warnet buat donlot form Visa yang Suami mesti isi. Otomatis Kami tidak tidur sampai jam 2 malam karena Istri sibuk packing dan Suami ngisi formnya.

9 Feb 2008

Waktu berpisah akhirnya tiba jua.
Tiba jam 10 teng di HarbourFront, bayar tax SIN $ 16 di Counter Pinguin sebelum diberi boarding pass. Sedih Sedih dan Sedih saat harus berpisah dengan Suami.Suami cuman bilang gini : " Don't be cheeky " waktu pelukan dan Liat Istrinya nangis, pura2 tegar kali yah.hehe.
Jam 10 tiba di Sekupang / Batam Center dan cuman 30 menit by taxi ke Bandara Hang Nadim. Mungkin, cuman 20 menit saja di Bandara, karena Lion ternyata mengikutkan Istri di pesawat yang 20 menit lagi boarding menuju Jakarta.
Sekali lagi, boring di Soekarno Hatta nunggu pesawat ke Bali yang baru berangkat jam 17.00!. Untunglah, Bandara sudah kembali normal, tidak semrawut lagi seperti minggu lalu.
Tiba di Bali jam 7 Malam. Lucunya, bagasiku sudah ada di bagian lost dan found, Petugasnya langsung nebak, kalau aku pasti penumpang transit.
Yah, agak lega setelah tiba di Bali, at least, sudah pernah kemari sebelumnya jadi tidak masalah lagi tidur sendirian. lagipula, besoknya, AnI, sobat semasa kuliah di Unismuh dulu bakal joint denganku.
oh Yah, ke Bali ini untuk Lodge Visa di AVAC BALI . Wish me Luck Yach. Doakan semoga Visa Istri cepat keluar, so, bisa segera kumpul dengan Suami Tercinta di DARWIN, AMIN.








© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design - Copyright © 2005 Sam Royama All rights reserved.